Postingan

Totalitas Beribadah

Gambar
An Nawadir 3. Sudahkah sampai kepada kita kisah ‘ Amir bin Abdullah at-Tamimi ? Seorang tabi'in yang zuhud dari Basrah. Kesehariannya tergambar dalam kalimat berikut. Saat subuh ia menjadi imam shalat, lalu memimpin majelis Alquran sampai waktu dhuha. Saat dhuha, ia mengerjakan shalat Dhuha sampai waktu zhuhur. Kemudian ia meneruskan shalat sunah sampai waktu ashar. Setelah ashar, ia kembali membuka majelis ilmu sampai waktu maghrib. Kemudian, ia meneruskan ibadah sampai waktu isya. Shalat Isya usai, ia pulang ke rumah, makan roti lalu tidur sebentar, kemudian bangun malam untuk shalat, sahur dan keluar lagi pada waktu subuh. Itulah rutinitas harian seorang tabiin. ‘Amir bin Abdullah at-Tamimi memaknai jika konsekuensi ia diciptakan adalah untuk beribadah. Ia totalitas melakukannya. Totalitas beribadah seperti ‘Amir at-Tamimi yang kini amat jarang kita jumpai. Kita patut merenung atas capaian-capaian ibadah kita. Sungguh benarlah ‘Amir at-Tamimi jika tugas seorang manu...

BIOGRAFI IMAM BUKHARI

Gambar
Pertumbuhan beliau Nama : Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim bin al Mughirah bin Bardizbah. Kunyah beliau : Abu Abdullah Nasab beliau : Al Ju'fi ; Nisbah Al Ju'fi adalah nisbah arabiyyah. Faktor penyebabnya adalah, bahwasanya al Mughirah kakek Bukhari yang kedua masuk Islam berkat bimbingan dari Al Yaman Al Ju'fi. Maka nisbah beliau kepada Al Ju'fi adalah nisbah perwalian Al Bukhari ; yang merupakan nisbah kepada negri Imam Bukhari lahir Tanggal lahir : Beliau dilahirkan pada hari Jum'at setelah shalat Jum'at 13 Syawwal 194 H Tempat lahir : Bukhara Masa kecil beliau Bukhari dididik dalam keluarga yang berilmu. Bapaknya adalah seorang ahli hadits, akan tetapi dia tidak termasuk ulama yang banyak meriwayatkan hadits, Bukhari menyebutkan di dalam kitab tarikh kabirnya, bahwa bapaknya telah melihat Hammad bin Zaid dan Abdullah bin Al Mubarak, dan dia telah mendengar dari imam Malik, karena itulah dia termasuk ulama bermadzhab Maliki. Ayahnya wafat keti...

Debat Syekh Al Buthi vs Albani

Gambar
Perdebatan inilah sebab kenapa murid2 Syekh Albani dendam kepada Syekh Al Buthi yang pernah mengalahkan Albani debat.  Nama aslibbeliau berdua adalah Syaikh Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi seorang Ulama' Sunni dari Syria. Dan Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani , seorang tokoh Wahhabi dari Yordania. Albani yg jadi tukang servis jam hingga umur 20 tahun kemudian jadi “Ahli Hadits” setelah membaca berbagai buku di perpustakaan (tanpa guru) tidak berdaya menjawab pertanyaan Syekh Al Buthi. Jawabannya berbeda2 setelah Syekh Al Buthi memaparkan argumen2 dan perumpamaan. Syekh Al Buthi kemudian syahid dibom saat mengajar di Masjid oleh Wahabi. Belajar mazhab Syafi’ie secara tuntas saja sulit. Apalagi jika harus belajar 4 mazhab hingga selesai dan membandingkannya dgn Al Qur’an dan Hadits mana yang paling benar. Berapa banyak sih dari kita yang sudah membaca Kitab Al ‘Umm Imam Syafi’ie hingga tuntas? Berapa banyak yang sudah membaca semua Qoul Qodim dan Qoul Jadid Imam S...

Allah Ada tanpa Tempat

Gambar
Keyakinan yang paling mendasar setiap Muslim adalah meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala Maha Sempurna dan Maha Suci dari segala kekurangan. Allah subhanahu wa ta‘ala Maha Suci dari menyerupai makhluk-Nya. Allah subhanahu wa ta‘ala juga Maha Suci dari tempat dan arah. Allah subhanahu wa ta‘ala ada tanpa tempat. Demikian keyakinan yang paling mendasar setiap  Muslim Ahlussunnah Wal-Jama’ah. Dalam ilmu akidah atau teologi, keyakinan semacam ini dibahasakan, bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala memiliki sifat  Mukhalafatuhu lil-Hawaditsi, yaitu Allah subhanahu wa ta‘ala wajib tidak menyerupai makhluk-Nya. Ada sebuah dialog yang unik antara seorang Muslim Sunni yang meyakini Allah subhanahu wa ta‘ala ada tanpa tempat, dengan seorang Wahhabi yang  berkeyakinan bahwa Allah subhanahu wa ta‘ala bertempat. Ada sebuah percakapan : Wahhabi : Kamu ada pada suatu tempat. Aku ada pada suatu tempat. Berarti setiap sesuatu yang ada, pasti ada tempatnya. Kalau kamu berkata,...

Adam, Malaikat dan Jin

Gambar
Dialah Allah , yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit. dan Dia maha mengetahui segala sesuatu. Allah ciptakan jin sebelum Adam, dari api yang sangat panas. Allah tidak menghadirkan iblis dan anak cucunya untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; Allah swt berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." Allah berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk, Maka apabila aku telah menyempurna...

Kisah Hatim di juluk Al Asham

Gambar
Pada abad ketiga Hijriah dikenal nama seorang ulama' besar bernama Syekh Hatim bin Ulwan Al-Asham di daerah Khurasan . Ia menjadi rujukan dan tempat bertanya masyarakat di zamannya, baik laki-laki maupun perempuan. Ia dipilih oleh masyarakat karena ketinggian ilmu dan keluhuran pekertinya. Syekh Hatim bin Ulwan mewakafkan dirinya untuk masyarakat. Pintu rumahnya terbuka kapan saja, untuk masalah apa saja, dan bagi siapa saja tanpa memandang kelas sosial, jenis kelamin, dan usia masyarakat. Pengabdian ini ia jalani selama puluhan tahun tanpa pamrih. Pada suatu ketika seorang perempuan mendatangi Syekh Hatim bin Ulwan untuk berkonsultasi atas problematika yang sedang dia hadapi. Diawali dengan basa-basi pembukaan, perempuan ini menceritakan kronologi permasalahannya panjang lebar. Namun, di saat itu ia merasakan keganjilan dalam perutnya. Angin panas dari dalam tubuhnya mendesak-desak untuk keluar. Ia ingin kentut. Dengan sekuat tenaga ia menahannya agar tidak keluar di h...

Keutamaan Qiyamul Lail

Gambar
An Nawadir 2. Dikisahkan ada seorang laki-laki yang membeli budak, maka budak tersebut berkata kepada laki-laki itu : ”Wahai Tuanku, aku mau menjadi budakmu asal kau bersedia memenuhi tiga syarat yang akan aku ajukan padamu : – Yang Pertama, jika waktu sholat telah tiba jangan cegah aku untuk mendirikan shalat – Yang Kedua, jadikanlah aku pembantu untuk melayanimu ketika siang hari dan jangan kau bebani aku dengan kesibukan apapun dimalam hari – Yang Ketiga, buatkanlah untukku sebuah rumah khusus yang mana tidak ada satupun orang yang bisa memasukinya selain aku Kemudian laki-laki itu berkata : ”Baiklah, akan aku kabulkan permintaanmu, lihatlah rumah-rumah itu, silahkan pilih sesukamu.” Maka berkelilinglah budak itu diantara rumah-rumah yang ditunjukkan oleh tuannya tadi, dia melihat ke sebuah rumah yang sudah rusak, dan ia pun memilih rumah tersebut. Lantas sang Tuan bertanya : ”Kenapa kamu memilih rumah yang sudah rusak ?” Dan budak itu pun menjawab : ”Wahai tuanku, apaka...